Jakarta-Indonesia masih saja menjadi sorotan dunia tentang ketimpangan sosial yang mengakibatkan timbulnya persoalan lain yang tidak kunjung berujung. Belum lagi persoalan kemiskinan yang terus menerus jadi ujung pangkal persoalan ketenagakerjaaan, TKW, TKI, Perdagangan orang, pekerja anak, ekspolitasi, dan bentuk-bentuk crime lainnya. Masyarakat Indonesia seringkali menjadi korban beberapa jenis kejahatan di atas. TKW yang disiksa, diperkosa, gaji tidak bayarkan, TKI yang diperdagangkan, dan anak-anak kita menjadi korban eksploitasi sekseual dan korban perdagangan orang.
Tampilkan postingan dengan label miskin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label miskin. Tampilkan semua postingan
Selasa, 11 Desember 2012
Jumat, 16 November 2012
PROGRAM KUBE UNTUK ORANGTUA ANAK JALANAN
| Pelatihan Wirausaha orangtua anak jalanan |
Jakarta- Dalam rangka upaya peningkatan kesejahteraan ekonomi keluarga anak jalanan dan anak terlatar, Derektorat Penanggulangan Kemiskinan Perkotaan, bekerjasama dengan Dinas Sosial dan Forum Rumah Singgah Provinsi DKI Jakarta, akan memberikan bantuan program Kelompok Usaha Bersama (KUBE) sebagai stimulan bagi orangtua anak penerima Program Kesejahteraan Sosial Anak (PKSA). Bantuan program Kelompok Usaha Bersama (KUBE) rencanya akan diberikan kepada 1.000 orangtua anak jalanan yang dikelompokkan menjadi 100 kelompok KUBE, dengan masing-masing kelompok KUBE berjumlah 10 orang, terdiri dari satu orang ketua kelompok, satu orang bendahara, satu orang sekretaris, sisanya sebagai anggota kelompok.
Jumat, 09 November 2012
PROFIL RUMAH SINGGAH BINA ANAK PERTIWI
Nama
Lembaga : RUMAH SINGGAH BINA ANAK PERTIWI
Pimpinan RSG : Ahmad Zayyadi
Alamat
: Jl. Bacang
No. 46 Jati Padang Pasar Minggu Jakarta
Selatan Telp.
(021) 7818711- Hp. 081310806567
Email: binaanakpertiwi@gmail.com
Tahun
Berdiri : 8
N0vember 1998
Akte
Notaris : Dr. H. Amrul Partomuan Pohan, SH, LLM
Ijin Operasional : 10.31.74.04.1002-029
NPWP : 01.911.531.0-017.000
No. Rek.
Bank :
(0005318188) BNI 46
(a.n YAYASAN BINA ANAK PERTIWI)
(a.n YAYASAN BINA ANAK PERTIWI)
Jenis
Pelayanan : Pendidikan Kesetaraan Kejar Paket A, B, & C
·
Pendidikan Layanan Khusus Untuk Anak Jalanan
·
Pendidikan Layanan Khusus Anak Daerah Terpencil
·
Program Beasiswa dengan Sistem Orang Tua Asuh
·
Pmbinaan Keagamaan dan Mental Spiritual
·
Pendidikan Keterampilan (Life Skill)
·
Pertanian (Budi Daya Belimbing Manis)
· Pembinaan Kelompok Usaha Bersama (KUBE)
. Pembinaan Usaha Ekonomi Produktif (UEP)
·
Pelayanan Kesehatan dan Kesejahteraan Masyarakat
·
Konsultansi dan Pendampingan Anak Jalanan
. Pendampingan Intensif (Expert)
SEJARAH SINGKAT
Empat belas tahun yang
lalu, tepatnya awal mula terjadinya krisis politik serta kebangkrutan ekonomi,
ada sekelompok aktivis mahasiswa yang tergabung dalam sebuah kelompok kajian
sosial akademis yang cukup intens bernama Forum Studi Dialektika (FOSTUDIA), merasa
gelisah dan sekaligus prihatin dengan nasib bangsanya sendiri, terutama
fenomena meningkatnya jumlah anak-anak putus sekolah dan anak
jalanan/terlantar. Mereka sudah bosan dengan berbagai aksi demonstrasi yang
selalu mengusung jargon “reformasi’ yang dinilainya kurang lagi menyuarakan
kepentingan lapisan masyarakat bawah.
Label:
anak jalananan,
BAP,
Bina Anak Pertiwi,
dan Peket C.,
Depsos,
Dinas,
Dinsos,
Forum Rumah Singgah,
Kejar Paket A,
miskin,
Paket B,
Pesantren Ramadhan,
PKSA,
rumah singgah,
terlantar,
Yayasan Sosial
Langganan:
Postingan (Atom)

